AZTbYVPopjvar4TJTJPzAz4SPbtvZW2vOh3lqEgw

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Wow Indahnya Wisata Bahari di Pulau Maratua

wisata bahari ke Kepulauan Maratua di Kalimantan Timur
Sumber gambar : kaltimprov.go.id

Indonesia memiliki berbagai daerah sebagai spot destinasi bahari unggulan. Sebut saja perairan laut pulau Sipora yang terkenal dengan ombak cantiknya untuk para peselancar. Wisata bawah laut di Bunaken, kita aka dimanjakan dengan pemandangan ekosistem perairan dangkal tempat hidup padang lamun, terumbu karang dan ikan aneka warna. 

Indahnya Raja Ampat di Papua, surga tersembunyi yang memberikan kedamaian dan ketenangan bagi para wisatawan. Bila Anda ingin dapat paket lengkap mengunjungi laut, padang savana dan gunung sekaligus, silakan berkunjung ke kepulauan di provinsi Nusa Tenggara Timur, sebab 80% daratan didominasi oleh padang savana nan cantik yang terhubung langsung dengan bibir pantai, tebing terjal pemecah ombak dan disuguhi latar gunung-gunung purba yang masih aktif.

Wisata Bahari di Pulau Maratua

Kali ini Anda akan direkomendasikan untuk berwisata bahari ke Kepulauan Maratua di Kalimantan Timur. Bila Anda memulai perjalanan dari luar Kalimantan, setibanya di Bandar Udara Kalimarau Tanjung Redeb, perjalanan bisa ditempuh melalui dua jalur. Pertama melanjutkan dengan pesawat terbang ke Bandar Udara di Maratua, namun jadwal penerbang tidak dilakukan setiap hari. Bila menggunakan agen perjalanan, biasanya Anda akan dipesankan pesawat dengan jadwal keberangkatan ke Maratua. Kedua, menggunakan speed boat selama 4-5 jam, atau menggunakan kapal penumpang selama 8-9 jam perjalanan ke pulau utama. 

Pulau yang memiliki luas daratan sebesar 384,36 km2 itu merupakan bagian dari kepulauan Derawan yang lebih dulu terkenal di kalangan wisatawan. Menurut cerita penduduk lokal, nama pulau-pulau besar yang ada di sana merupakan sebutan untuk satu keluarga yang akan melangsungkan pernikahan di Pulau Panjang, namun karena ombak ganas, kapal yang ditumpangi pecah dan menenggelamkan keluarga para pengantin, sehingga menjadi nama pulau Derawan (perawan/anak perempuan), pulau Sangalaki (anak laki-laki), pulau Semama (ibu), pulau Kakaban (kakak), dan terakhir pulau Maratua (mertua) yang berbatasan dengan Laut Sulawesi di garis ujung perairan Kalimantan Timur.

Setelah Anda tiba di pulau utama, ada empat kampung utama, yaitu Bohe Silian, Bohe Bukut, Tanjung Harapan dan Payung-payung. Berbagai resort dan penginapan bisa Anda dipilih. Warga juga menyediakan homestay dengan harga terjangkau bagi pelancong. Bila pertama kali berlibur ke sana, gunakan agen perjalanan yang memberi paket liburan beserta akomodasi atau berlibur dengan teman atau kerabat yang tinggal di Maratua. Sebab, perjalanan wisata bahari yang sesungguhnya ialah mengunjungi pulau Semama dan Pulau Kakaban. Ada banyak pulau kecil yang telah dijadikan resort oleh pihak swasta, selain tamu dan pegawai di resort tersebut, biasanya dilarang untuk berkunjung, sebab pelaku usaha wisata di Maratua menjanjikan ketenangan dan kenyamanan selama berlibur di pulau. 

Pulau Semama merupakan pulau penangkaran penyu belimbing dan penyu sisik yang populasinya mulai berkurang di dunia. Spesies ini melakukan perjalanan mengelilingi dunia hingga akhirnya menetaskan kembali telur-telurnya ke tempat asal mereka menetas saat kecil. Pengunjung bisa menyaksikan bagaimana mereka bertelur dan melakukan perjalanan kembali ke laut lepas, atau melepaskan bayi-bayi penyu yang sudah menetas agar sampai berenang ke laut. Sungguh momen epik melihat usaha para penyu kecil berjalan di atas pasir dan menyusul induk dan keluarganya untuk menjelajahi dunia. Bila mereka beruntung, 50 atau 100 tahun lagi, mereka akan kembali ke Pulau Semama untuk menetaskan telur-telur penyu yang baru.

Pulau Kakaban terkenal dengan danau air tawar di tengah pulau yang dihuni oleh ubur-ubur tanpa sengat. Hewan lunak tersebut berevolusi selama jutaan tahun dan hidup dalam koloni di Pulau Kakaban. Sensasi yang dirasakan saat masuk ke dalam danau ialah berenang di antara cendol transparan. Benar-benar patut dicoba.

Bila Anda menggunakan agen perjalanan, pastikan ada jadwal untuk mengunjungi kedua pulau andalan tersebut. Jika perjalanan Anda tidak bersama siapapun, mintalah bantuan penduduk lokal. Mereka dengan senang hati akan menjelaskan bagaimana Anda bisa mengunjungi Pulau Semama dan Kakaban. Perjalanan dilakukan dengan menggunakan speed boat dengan biaya Rp250.000 - Rp300.000 per orang. Disarankan untuk berangkat bersama rombongan minimal 4 orang agar bisa menawar biaya speed boat lebih murah. Anda akan diantar ke satu pulau dan diberi waktu selama 1-2 jam untuk menikmati spot-spot keren tersebut.


Related Posts
Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar