AZTbYVPopjvar4TJTJPzAz4SPbtvZW2vOh3lqEgw

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

16 Objek Wisata Sejarah dan Budaya Kota Palembang

objek wisata jembatan ampera palembang

Kota Palembang terkenal sebagai Kota Tua yang pernah menjadi pusat pendidikan agama Budha. Dahulunya sebuah kerajaan jaya yang bernama “Sriwijaya” berada di kota ini. Masih banyak peninggalan kerajaan Sriwijaya yang tersebar di seluruh kota dan sekitarnya. Pun ada banyak pula akhirnya objek wisata sejarah dan budaya di Kota Palembang.

Sejarah Kota Palembang

Didirikan 16 Juni tahun 683 M (605 Saka) oleh Dapunta Hyang berdasarkan Prasasti Kedukan Bukit bertulis huruf Pallawa dan berbahasa melayu kuni dan merupakan salah satu kota tertua di Indonesia. 

Palembang pernah menjadi pusat kerajaan Sriwijaya selain itu juga sebagai pusat perdagangan antar Negara melalui Laut Cina dan Selat Malaka serta sebagai pusat agama Budha. Diperkuat dengan adanya Prasasti Dewapaladewa yang ditemukan di Napalanda (India) menyeatakan bahwa Raja Sriwijaya Balaputradewa berasal dari Swarnadwipa dan membuat Biara 

Sejak runtuhnya Kerajaan Sriwijaya pada abad ke -13 hingga abad ke -16, Palembang dikuasi penguasa Hindu yang tunduk dengan kerajaan Majapahit. Proses masuk dan berdirinya Kerajaan Islam di Palembang terkait dengan perkembangan agama Islam di Pulau jawa seiring runtuhnya kerajaan masyarakat. Aria Damar adalah seorang Raja Palembang yang berjasa membina Raden Fattah (putra Raja Majapahit yang terlahir di Palembang) dan kemudian berhasil mengalahkan Raja Giridrardhana dan mendirikan Kerajaan Demak

Kesultanan Palembang menerapkan Islam sebagai dasar pemerintahan dan juga meninggikan para ulamanya, terbukti dengan pemakaman ulama yang juga berada pada komplek pemakaman kesultanan seperti di Makam Kawah Tekurep dan Makam Cinde Walang. 

Pada masa colonial, Sumatera Selatan dikenal sebagai sumber minyak yang merupakan penghasilan utama Belanda untuk Pembangunan. Pada tanggal 22 Agustus 1945 berita kemerdekaan sampai ke Palembang dan langsung disebarluaskan oleh DR. AK. Gani sekaligus menyatakan Palembang sebagian dari RI. Belanda kembali ingin berkuasa sehingga memicu perlawanan rakyat Palembang yang terkenal dengan pertempuran lima hari lima malam di pusat kota.

Objek Wisata Sejarah dan Budaya Kota Palembang

Kekayaan sejarah yang ada di kota Palembang membuat kota ini mempunyai banyak objek wisata sejarah dan budaya yang bisa kita telusuri.

1. Kantor Walikota

Kantor menara air, yaitu instalsi pengolahan air bersih pada masa Walikota Palembang dijabat oleh Ir. R.C.A.F.J Le Cocq d’Rmandville dapat dikatakan sungguh luar biasa. Terletak di Jalan Merdeka No.1

2. Jembatan Ampera

Jembatan Ampera berada di jalan Jendral Sudirman telah menjadi lambang kota Palembang. Terletak di tengah-tengah kota menghubungkan daerah Seberang Ulu dan Seberang Ilir serta dipisahkan oleh Sungai Musi.

3. Benteng Kuto Besak

Benteng ini dibangun selama 17 tahun (1780-1797 M). Benteng Kuto Besak “BKB” ini merupakan sebuah bangunan kokoh megah yang terletak di tepian Sungai Musi dan merupakan sebuah bangunan benteng yang memiliki nilai sejarah yang tinggi.

4. Bukit Siguntang

Adalah sebuah bukit kecil setinggi 29-30 meter dari permukaan laut yang terletak sekitar 3 kilometer dari tepian Utara Sungai Musi dan Masuk dalam wilayah Kota Palembang. Lokasi : Bukit Lama, Ilir Barat 1

5. Musem Balaputeradwa

Musem ini dibangun pada tahun 1977 dengan aristektur tradisional Palembang di atas area seluas 23.565 meter persegi dan diresmikan pada tanggal 5 Nopember 1984. Lokasi : Sriwijaya KM 5

6. Musem Sultan Mahmud Badaruddin II

Di museum ini, Anda bisa menemukan berbagai peninggalan sejarah dari mulai koleksi replica prasasti Kedukan Bukit, patung-patung Buddha kukno dan AMarawati Ganesha, serta berbagai sisa-sisa sejarah lainnya termasuk yang berasal dari era Sriwijaya. Lokasi : Merdeka, No.1

7. Musem DR. AK. Gani

Sebagai musem pribadi, musem DR. Ak. Gani memamerkan berbagai koleksi yang berhubungan dengan sang tokoh. Koleksi artefak terbanyak adalah barang-barang yang pernah dipakai semasa hidup DR. Ak. Gani.

8. Ex. Musem Tekstil

Museum Tekstil Palembang merupakan museum yang berada di sekitar kambang Iwak Palembang, dulunya terdapat lebih dari 500 barang bersajarah di Palembang dan Sumatera Selatan

9. Momen Perjuangan Rakyat (MONPERA)

Peletakan batu pertama pada tanggal 17 agustus 1975, Pembangunan monument nasional selesai pada 1988, yang kemudian diresmikan oleh Alamsyah Ratu Prawiranegara dengan nama Monumen Perjuangan Rakyat (MONPERA)

10. Masjid Agung Palembang

Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I atau biasa disebut Masjid Agung Palembang adalah sebuah masjid paling besar di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Masjid ini dipengaruhi oleh 3 arsitektur yakni Indonesia, China dan Eropa. Lokasi : Jalan Jendral Sudirman

11. Masjid Ki Merogan

Julukan Kiai Merogan dikarenakan lokasi masjid dan makamnya terletak di muara Sungai Ogan, anak sungai Musi, Kertapati Palembang. Mengenai waktu kelahirannya tidak ditemukan catatan yang pasti. Ada yang mengatakan ia lahir sekitar tahun 1811 ada pula tahun 1802

12. Masjid Lawang Kidul

Ada cirri khas pada masjid Lawang Kidul yaitu menara masjid memiliki tiga undakan pada bagian tubuh menara. Kemudian atap masjid pada bangunan utama melebar memayungi ruangan utama di bawahnya.

13. Masjid Pulau Seribu

Berdasarkan cerita masyarakat didapat secara turun temurun, nama Pulau Seribu melekat di kawan ini, karena dulunya terdapat gundukan menyebar di tempat mereka. Masjid Syeh Azhari bisa dikatan sebagai salah satu masjid tertua di Palembang.

14. Masjid Suro

Masjid yang berada di pertigaan Jalan KIrangga Wira Sentika ini merupakan salah satu masjid tertua di Palembang. Dibangun oleh seorang ulama besar, Ki Haji Abdurahman Delamat di atas tanah wakaf milik Ki Kgs H Khotib Mahmud dan selesai dibangun 1889 (1310 H)

15. Masjid Sultan Agung

Kompleks Makam Sultan Agung Komaruddin Sri Teruno (1718-1727 M) merupakan salah satu kejayaan arkeologi di Kota Palembang. Kompleks ini berada di kawasan Kelurahan 1 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) II, berbatasan dengan lingkungan PT Pusri.

16. Makam Kembang Koci

Kembang Koci merupakan situs pemakaman yang terletak di areal parker pelabuhan peti kemas milik Pelindo II di Boom Baru, Palembang. Pemakaman ini termasuk salah satu asset masa silam terutama masa Kesultanan Palembang di Sumatera Selatan yang perlu dilestarikan 


Related Posts

Related Posts

Posting Komentar